Kegiatan Kemitraan Dengan Lintas Sektor Mengenai Permasalahan Kesehatan Di Masing- Masing Desa Di Kecamatan Bandung Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Tahun 2017

Kegiatan Kemitraan Puskesmas Dengan Lintas Sektor 2Dalam rangka pemantapan kesehatan ibu dan anak sebgai upaya untuk jumlah penurunan kematian ibu, bayi dan anak yang pada akhirnya dapat meningkatkan persentasi PHBS di Kabupaten Serang, Puskesmas bandung memngadakan kegiatan kemitraan antara petugas kesehatan dan keder serta dukun kampung. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan cakupan indicator PHBS dan cakupan indicator kesehatan Ibu dan Anak ( KIA ) melalui pemberdayaan kesehatan masyarakat

Secara khusus bertjuan untuk meningkatkan komitmen dan peran aktif pemangku kepentingan, meningkatkan partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan posyandu dan meningkatkan kualitas posyandu.
Di Puskesmas Bandung, diadakan Kegiatan Kegiatan Kemitraan Dengan Lintas Sektor Mengenai Permasalahan Kesehatan Di Masing- Masing Desa Di Kecamatan Bandung yaitu untuk membahas kerjasama antara pemerintah desa dan lintas sektor dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat di kecamatan bandung. Peserta yang hadir pada acara tersebut adalah Camat bandung Kapolsek Bandung, Kepala UPT Puskesmas, Bidan Koordinator dan seluruh bidan di desa, Petugas promkes Puskesmas, Para Pembakalan atau kepala desa, Ketua Tim PPKK Desa, Kader Posyandu masing- masing 2 orang per posyandu, Tokoh maasyarakat dan tokoh agama desa.
acara dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 13.00 WIB. Acara diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan antara semua pihak yang terkait. isi kesepakatan adalah :
1. Semua persalinan harus ditolong oleh bidan (tenaga kesehatan).
2. Dukun kampung (dukun beranak ) tidak akan menolong persalinan tanpa didampingi oleh bidan (tenaga kesehatan).
3. Kader, aparat desa, dan masyarakat setempat bersedia membantu mempersiapkan persalinan baik transportasi maupun memanggil bidan (tenaga kesehatan).
4. Apabila bidan yang bersangkutan berhalangan saat dihubungi, maka keluarga, kader, aparat desa, atau masyarakat setempat berkewajiban untuk menghubungi bidan penggantinya.
5. Sanksi berlaku apabila kesepakatan ini dilanggar.Sanksi dapat berupa teguran sampai tindakan pelaporan kepolisian.
Dengan diadakan kegiatan ini puskesmas dan lintas sektor dapat menjadi kesepakatan yang bisa di jalankan dengan baik, mengingat kesehatan masyarakat bergantung pada pemerintah dan masyarakatnya sendiri.

Kegiatan Kemitraan Puskesmas Dengan Lintas Sektor 1 
Kegiatan Kemitraan Puskesmas Dengan Lintas Sektor 2
 Kegiatan Kemitraan Puskesmas Dengan Lintas Sektor 3  Kegiatan Kemitraan Puskesmas Dengan Lintas Sektor 4

Kegiatan Kemitraan Dengan Lintas Sektor Di Puskesmas Bandung

 

Disusun Oleh :
Iva Inpresari