Kunjungan Ke Kemenkes RI Jakarta

kunjungan kemenkes 4Senin 21 Mei 2018 tim penyusun revisi SKD (Sistem Kesehatan Daerah) Kabupaten Serang melakukan bimbingan dan arahan dalam rangka finalisasi Draft Perda SKD Kabupaten Serang di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Jakarta bagian Biro Perencanaan, tim diterima di ruang rapat utama oleh Bapak Rahmat dan Bu Dian.
Kepala dinas kesehatan dr. Hj. Sri Nurhayati mengemukakan maksud kedatangan tim berkunjung ke Kemenkes RI antara lain:

  1. Proses penyusunan revisi SKD Kabupaten Serang yang dimulai sejak Bulan Februari 2018
  2. Acuan yang digunakan adalah SKN (Sistem Kesehatan Nasional) Tahun 2012, UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009 serta regulasi lain yang saat ini berlaku baik tingkat nasional maupun lokal
  3. Melakukan kunjungan kerja ke Dinas kesehatan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Bandung sebagai referensi
  4. Pertemuan intensif Tim Penyusun SKD dengan difasilitasi oleh narasumber Bapak Haryadi dan Tim dari Jakarta
  5. Latar belakang dilakukan revisi SKD yang memang sudah banyak regulasi yang sudah tidak sesuai lagi serta riwayat penyusunan SKK sebelumnya
  6. Keinginan atau rencana konten yang dicantumkan dalam SKD: memberdayakan peran seluruh lapisan masyarakat dalam kesehatan sampai tingkat desa, semua institusi/tempat yg ada kaitannya dengan kesehatan termonitor, pelayanan UKP dan UKM di PKM terpisah baik tempat maupun petugasnya, peningkatan kualitas dan pemenuhan rasio SDMK

Dalam arahannya Bapak Rahmat menjelaskan bahwa dalam penyusunan SKD ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain:

  1. Rumusan harmonis dengan SKN (Sistem Kesehatan Nasional) dan kebijakan terkait yang berlaku
  2. Prinsip tergantung kepentingan daerah dan masyarakatnya, menjaga kesisteman antar daerah di Kabupaten dan dengan Kabupaten/Kota serta Provinsi dan pusat
  3. Melibatkan seluruh kepentingan masyarakat dengan melibatkan instansi lain
  4. Normatif setiap ruang lingkup harus terpenuhi
  5. Program kesehatan seperti germas (sanitasi dasar, kawasan tanpa rokok, jajanan anak sekolah, laktasi/ASI Eksklusif, jadwal olah raga, usaha kesehatan sekolah dll) harus menjangkau ke semua tempat mulai dari rumah tangga, tempat-tempat umum, instansi pemerintah/swasta.

SKD (Sistem Kesehatan Daerah) adalah tatanan yang menghimpun dan mengatur penyelenggaraan pembangunan kesehatan daerah yang terdiri dari subsistem upaya kesehatan, fasilitas kesehatan, SDM kesehatan, pembiayaan kesehatan, sediaan obat, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, manajemen, informasi, regulasi kesehatan dan iptek, penelitian serta pengembangan kesehatan.

kunjungan kemenkes 2

kunjungan kemenkes 3

kunjungan kemenkes 5