Agenda Acara

No events found
 
 

Workshop peningkatan sdm dalam rangka deteksi dini penyakit kusta Di wilayah pelabuhan banten

kusta mambruk 3Dalam pertemuan workshop peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang diadakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada tanggal 14-15 September 2018 di hotel Nuansa Bali. Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan di beri kesempatan untuk menjadi Narasumber yaitu dari seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Ibu Ipah Adelah, SKM.

Penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di kabupaten serangtahun 2017 penemuan penderita baru cdr masih tinggi dan tersebar di 29 puskesmas, cdr 10,51/100.000 penduduk (PB 13 kasus, BM 144 kasus), prevalensi kusta 1.10 /10.000 penduduk (165 kasus) kecacatan 9 % (14 kasus) proporsi anak 13 % (20 kasus).

kusta adalah infeksi kulit kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Kusta adalah salah satu penyakit yang ditakuti karena dapat menyebabkan kecacatan, mutilasi (misalnya terputusnya salah satu anggota gerak seperti jari), ulserasi (luka borok), dan lainnya. Infeksi kulit ini disebabkan karena adanya kerusakan saraf besar di daerah wajah, anggota gerak, dan motorik, diikuti dengan rasa baal yang disertai kelumpuhan otot dan pengecilan massa otot.

 

Penyebab penyakit kusta adalah bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri tersebut ditularkan melalui kontak kulit yang lama dan erat dengan penderita. Anggapan lain menyebutkan bahwa penyakit ini juga bisa ditularkan melalui inhalasi alias menghirup udara, karena bakteri penyebab penyakit kusta dapat hidup beberapa hari dalam bentuk droplet (butiran air) di udara.

Bakteri penyebab penyakit kusta juga bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan binatang tertentu seperti armadilo. Penyakit ini memerlukan waktu inkubasi yang cukup lama, antara 40 hari sampai 40 tahun, rata-rata membutuhkan 3-5 tahun setelah tertular sampai timbulnya gejala.

Sekitar 95 persen orang kebal terhadap bakteri penyebab penyakit kusta, dan hanya sekitar 5 persen yang dapat tertular bakteri tersebut. Dari 5 persen orang yang tertular bakteri penyebab penyakit kusta, sekitar 70 persennya sembuh sendiri, dan hanya 30 persen yang sakit kusta. Artinya, dari 100 orang yang terinfeksi bakteri ini, hanya 2 orang yang akan jatuh sakit.
Kegiatan P2 Kusta yang dilakukan di Tahun 2018 :
Penemuan kasus baru
- Aktif : Pemeriksaan kontak kusta ( 20 orang ) / kasus
- Pasif : penemuan kasus di PKM,Poskesdes &klinik swasta
Pertemuan dengan pengelola Kusta Puskesmas
Bintek/Supervisi di 31 puskemas
RVS (Rapid Village Survey) di 31 Puskesmas
Survei anak sekolah di 13 Puskesmas
Pembinaan Pengobatan ( case holding ) dengan Kunjungan rumah
Penyuluhan

kusta mambruk 1

kusta mambruk 2


Kepala & Sekretaris Dinkes Kab.Serang

kepala&sekretaris

Link Terkait

Twitter Kemenkes

loader

Peta