Agenda Acara

No events found
 
 

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Rumah Tangga. Bekerjasama Dengan Tim Penggerak PKK Desa Pangawinan Kecamatan Bandung Kab Serang

PHBS bnadung 1Pangawinan, 10 Nopember 2018, Kesehatan adalah hak asasi manusia dan merupakan investasi, juga merupakan karunia Tuhan, oleh karenanya perlu dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya. Promosi kesehatan sangat efektif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan tersebut. Faktor perilaku dan lingkungan mempunyai peranan sangat dominan dalam peningkatan kualitas kesehatan. hal-hal tersebut merupakan bidang garapan promosi kesehatan.

Masalah perilaku menyangkut kebiasaan, budaya, dan masalah-masalah lain yang tidak mudah diatasi. Untuk itu semua perlu peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk hidup sehat, perlunya pengembangan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat, dan untuk itu diperlukan peningkatan upaya promosi kesehatan. Sementara itu Promosi Kesehatan telah ditetapkan sebagai salah satu program unggulan, sehingga perlu digarap secara sungguh-sungguh dengan dukungan sumber daya yang memadai. Sementara itu Peraturan dan perundangan yang ada memberikan landasan hukum yang cukup kuat terhadap penyelenggaraan promosi kesehatan.

Promosi Kesehatan adalah proses pemberdayaan masyarakat agar dapat memelihara dan meningkatkan kesehatannya. (Health promotion is the process of enabling people to control over and improve their health). Proses pemberdayaan tersebut dilakukan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat; Artinya proses pemberdayaan tersebut dilakukan melalui kelompok-kelompok potensial di masyarakat, bahkan semua komponen masyarakat.

Gambaran pelaksanaan program Promosi Kesehatan secara garis besar adalah Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatannya sehingga dapat mengidentifikasi masalah kesehatannya, mencarikan solusi serta menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga derajat kesehatannya semakin meningkat.

Dilatar belakangi dari Dari pengertiannya sendiri Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalan komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan (advokasi), bina suasana (social support) dan pemberdayaan masyarakat (empowerman) sebagai suatu upaya untuk membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri, dalam tatanan masing-masing, agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat, dalam rangka menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatan. Setelah melakukan survey selama beberapa pekan di Desa Pangawinan, kami menilai bahwa pentingnya diadakan sosialisasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengingat selama survey kami mendapati realita pada tatanan kehidupan masyarakat Desa Bandung khususnya mengenai masalah pola hidup bersih yang sinergis dengan alam masih sangat menghawatirkan. Mulai dari sanitasi yang terbatas, pola pembuangan sampah yang sangat mengharukan, hingga kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan akibat dari perilaku mereka yang indispliner terkait masalah kebersihan dan berbagai aspek yang memiliki keterkaitan dengan masalah tersebut. Sebagaimana kita ketahui, masalah kesehatan dan kebersihan merupakan suatu asalah yang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi dan menjadi tanggung jawab kita bersama.

PHBS bnadung 2

Maksud dan Tujuan :

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Memotivasi masyarakat agar memiliki Perilaku Hidup Bersih dan Sehet.
2. Memberikan wacana kepada masyarakat tentang dunia kesehatan dan bahaya dari tidak diterapkannya Periaku Hidup Bersih da Sehat.
3. Memberikan pemahaman kepada peserta agar dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dalam sosialisasi.
4. Mengetahui tips-tips pencegahan penyebaran penyakit
Manfaat PHBS :

Bagi Keluarga
1) Menjadikan anggota keluarga lebih sehat dan tidak mudah sakit.
2) Anggota keluarga lebih giat dalam bekerja.
3) Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan, dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.
2. Bagi Masyarakat
1) Mampu mengupayakan lingkungan sehat
2) Mampu mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan
3) Memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada
4) Mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) seperti posyandu, tabungan ibu bersalin (Tabulin), arisan jamban, dan ambulan desa.

Indikator PHBS Rumah Tangga :

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas dasar kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dalam hal kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat (Pusat Promkes Depkes RI, 2011).
Dengan demikian dalam pelaksanaan program PHBS di Tatanan Rumah Tangga menggunakan 10 indikator PHBS yang harus diperaktikkan dirumah tangga karena dianggap mewakili atau dapat mencerminkan keseluruhan perilaku hidup bersih dan sehat, indikator PHBS tersebut adalah:

1) Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan.
2) Bayi diberi ASI eksklusif.
3) Menimbang bayi dan balita setiap bulan.
4) Menggunakan air bersih.
5) Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun.
6) Menggunakan jamban sehat.
7) Memberantas jentik nyamuk.
8) Makan buah dan sayur setiap hari.
9) Melakukan aktifitas fisik setiap hari.
10) Tidak merokok dalam rumah.

 


Kepala & Sekretaris Dinkes Kab.Serang

kepala&sekretaris

Link Terkait

Twitter Kemenkes

loader

Peta