Agenda Acara

No events found
 
 

Pertemuan Stabilisasi Pra Rujukan Supir Ambulance

ambulan 3Kebanyakan para penolong yang tidak mengetahui tata cara pengangkatan dan pemindahan akan membuat cedera semakin parah pada saat pemindahan korban. Khususnya pada pasien dengan trauma servikal dan tulang belakang pemindahan penderita harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak dapat dilakukan sendirian. Untuk pemilihan sarana transportasi yang salah juga bisa menimbulkan cedera yang lebih parah pada pasien. Idealnya transportasi pasien cedera kepala adalah menggunakan ambulan dengan peralatan trauma.

 

Banyaknya cara transportasi pasien yang tidak sesuai sehingga dapat semakin memperparah pasien. Prinsipnya dalam melakukan pemindahan atau transportasi pasien adalah mencegah pasien semakin parah.

Di Puskesmas Kabupaten Serang terkendala dengan tenaga kesehatan yang minimal, untuk jaga per shift biasanya hanya dilakukan oleh sekitar 2 orang perawat atau bidan jaga saja, apabila diperlukan untuk merujuk pasien maka hanya satu orang tenaga kesehatan saja yang mengantar bersama dengan supir ambulance. Sehingga diperlukannya supir ambulance untuk tata laksana dalam penanganan transportasi yang benar sehingga tidak menyebabkan pasien bertambah parah dan dapat membantu tenaga kesehatan.

Banyaknya supir ambulance yang ikut panik dalam merujuk pasien yang terkadang tidak menghiraukan keselamatan petugas sehingga terkesan ugal-ugalan dijalan. Sehingga diperlukannya tata cara dalam membawa ambulance dijalan agar pasien dan petugas sampai ditujuan dengan selamat dan tidak membahayakan pengguna jalan lain.

ambulan 1ambulan 4ambulan 5


Kepala Dinkes Kab.Serang

        FOTO SEKDIS

Link Terkait

 
 
loader

Peta