Pertemuan Evaluasi Program Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Triwulan I tahun 2016

Dalam rangka memperoleh gambaran hasil pencapaian program serta informasi tentang pelaksanaan kegiatan, Subbag Program dan Evaluasi Dinas Kesehatan kabupaten Serang mengadakan pertemuan Evaluasi Program pada hari Sabtu 30 Juni 2016 di Puskesmas Cikeusal.

Pertemuan evaluasi program merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali, acara ini dihadiri oleh jajaran esselon III dan IV di lingkungan dinas kesehatan dan puskesmas serta dipimpin langsung oleh kepala dinas.

Acara evaluasi kali ini dibuka oleh Bapak Sekretaris Drs. H. Dedi Sofyan Apt,.MKM. beliau membahas tentang akreditasi puskesmas dan perubahan retribusi puskesmas. Mengawali acara Tim dari Subbag Program dan Evaluasi menyampaikan sosialisasi alamat e-mail baru bagi semua unit kerja di lingkungan dinas kesehatan dan

puskesmas yang diperoleh dari Dishubkominfo, karena sesuai kebijakan bahwa dalam lingkup pemerintahan untuk pemakaian alamat situs harus menggunakan domain pemerintah yang disediakan yaitu Dishubkominfo Kabupaten Serang.

Pemaparan pertama tentang realisasi anggaran yang disampaikan oleh Subbag Keuangan, diinformasikan bahwa realisasi anggaran belanja langsung semester I Tahun 2016 masih dibawah 50% hal ini terjadi karena adanya kegiatan yang dalam proses penyerapannya harus tersedia Juknis/Juklak, SK yang baru tersedia pada akhir TW I sampai awal TW III padahal pada kegiatan yang memerlukan proses lelang membutuhkan waktu.

Pada kesempatan inipun dibahas tentang kejadian bencana di kecamatan Anyar, Mancak dan Cinangka. Kabid BUK drg. Agus Sukmayadi mengatakan sekarang ini daerah bencana berada dalam masa pemulihan dan dinas kesehatan sudah mengkoordinir bantuan dalam bidang kesehatan baik SDM maupun sarpras sesuai kebutuhan di lapangan, beliau juga menjelaskan proses perjalanan akreditasi pada 6 puskesmas yang rencananya tahun ini akan melakukan akreditasi.

Kepala Bidang PSDK drg. Hj. Effy Afidah memaparkan bahwa tahun ini Kabupaten Serang meraih juara 1 Nakes Teladan TK. Provinsi kategori nutrisionis, beliau juga mengatakan bahwa Bupati Kabupaten Serang dalam 5 tahun masa kerjanya (2016-2021) menargetkan untuk indikator kinerja desa siaga aktif minimal strata madya ke atas dan pada tahun ini juga sedang dilakukan pemetaan sarana prasarana kesehatan primer.

dr. H. Efrizal Kepala Bidang BUGKIA mengatakan bahwa kematian ibu di Kabupaten Serang sampai dengan Juli sudah mencapai 35 orang, beliau menghimbau kepada teman-teman kepala puskesmas untuk melakukan manajemen tugasnya dalam proses pemecahan masalah.
Disamping dinas kesehatan pada kesempatan itu pula ada 2 puskesmas yang menyampaikan hasil cakupan programnya sampai dengan semester I yaitu puskesmas cikeusal dan puskesmas kopo.
Secara garis besar dari hasil pemaparan kedua puskesmas permasalahan yang disampaikan adalah sumberdaya manusia kesehatan, baik jumlah maupun kompetensinya, sarana dan prasarana yang ada belum sesuai standar serta pengaturan penggunaan sumber dana di puskesmas belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga dari masing-masing puskesmas meminta teman-teman dari Dinas Kesehatan Kabupaten membantu mengarahkan agar proses perencanaan puskesmas berjalan dengan baik.

Acara ditutup oleh bapak sekretaris, beliau menyimpulkan bahwa:
–    Bagi PPTK dengan penyerapan anggaran dibawah 50% harus menyusun ulang rencana kegiatan dalam DPA untuk dirasionalisasikan pada anggaran perubahan, serta penggunaan anggaran baik dari APBD II, APBD I maupun APBN
–    Untuk penambahan SDM, pada anggaran perubahan akan dilaksanakan penerimaan PTTD
–    Mengatur ulang rencana penggunaan anggaran bagi puskesmas baik BOP, BOK maupun JKN
–    Desa siaga merupakan kunci pemberdayaan masyarakat, perkuat lintas program dan lintas sektor
–    Tinjau ulang kebijakan sistem rujukan yang ada, jangan sampai sistem yang ada dapat menghambat akses masyarakat ke tempat pelayanan kesehatan

Demikian acara pertemuan evaluasi semester I, semoga permasalahan yang terjadi dapat segera teratasi.

Data From P&E