Rujukan Pasien Terkonfirmasi Covid-19 ke Wisma Atlet Jakarta

Kamis 4 Juni 2020 Tim PSC (Public Safety Center) mendapatkan informasi dari Seksi SIKK (Surveilans Imunisasi dan Krisis Kesehatan) Dinas Kesehatan yang merupakan bagian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang untuk melakukan rujukan pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) konfirmasi positif ke RSD (Rumah Sakit Darurat) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

PSC merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan dan merupakan program pemerintah yang sejalan dengan agenda ke lima Nawa Cita, dan PSC ini merupakan amanah dari Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2013, dimana seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia harus membentuk PSC yang memiliki fungsi sebagai pusat koordinasi layanan kegawatdaruratan di suatu daerah.

wisma atlet 2

 

Setelah berkoordinasi dengan tim tracing puskesmas untuk mendapatkan kelengkapan persyaratan administrasi, tim langsung menghubungi RSD (Rumah Sakit Darurat) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk memastikan ketersediaan tempat perawatan dan ketentuan yang berlaku selama berada di RSD Wisma Atlet.

Tiba di tempat kediaman pasien tim PSC yang didampingi oleh tim tracing puskesmas langsung melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital seperti suhu tubuh, tekanan darah, nadi dan pernafasan serta mempersiapkan pasien sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah persiapan lengkap tim langsung membawa pasien ke RSD Wisma Atlet dan tiba di tempat rujukan pada jam 15.31 WIB.

Tiba di RSD Wisma Atlet pasien dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital kembali. Setelah pemeriksaan pasien dan kelengkapan persyaratan administrasi sesuai, pasien langsung diserah terimakan kepada petugas jaga RSD Wisma Atlet. Tim tiba di kantor PSC 119 Kabupaten Serang pukul 18.25 WIB dan langsung melakukan SOP pasca rujuk pasien infeksius, yaitu dilakukan desinfeksi terlebih dahulu dilanjutkan dengan melepas baju APD (Alat Pelindung Diri) sesuai rekomendasi WHO dan Kemenkes RI serta ambulance yang digunakan untuk merujuk pasienpun dilakukan desinfeksi oleh petugas desinfektan.