Monitoring Standar Pelayanan Minimal (SPM) Puskesmas Ciruas

Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 ayat (6) Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang SPM, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

Dengan kebijakan ini SPM Bidang Kesehatan mengalami perubahan yang cukup mendasar dari SPM sebelumnya. Pada SPM yang lalu pencapaian target-target SPM lebih merupakan kinerja program kesehatan, maka pada SPM yang sekarang pencapaian target-target tersebut lebih diarahkan kepada kinerja Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan dasar kepada Warga Negara. Selain itu kebijakan tersebut sebagai dasar bagi Pemerintah Pusat dalam perumusan kebijakan nasional, pemberian insentif, disinsentif dan sanksi administrasi Kepala Daerah.

Kamis 5 Maret 2020 tim Subbag PE & Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Serang melakukan monitoring dan evaluasi SPM ke Puskesmas Ciruas. Dalam kegiatan monitoring tersebut tim lebih mengutamakan tentang pemahaman petugas pelaksana program SPM serta pimpinan puskesmas tentang PMK Nomor 4 Tahun 2020, hal ini dilakukan karena adanya perubahan pola yang mendasar pada PMK terbaru. Pada kesempatan tersebut juga tim meminta pimpinan puskesmas dan petugas terkait membuat target kinerja SPM untuk tahun 2021 sesuai PMK yang berlaku.

Pelayanan kesehatan pada SPM ini bersifat peningkatan/promotif dan pencegahan/preventif, yang terdiri dari: peningkatan kesehatan, perlindungan spesifik, diagnosis dini dan pengobatan tepat, pencegahan kecacatan, dan rehabilitasi. Pelayanan dasar tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya, dan untuk jenis pelayanan dasar tertentu dapat dilakukan oleh kader kesehatan di luar fasilitas pelayanan kesehatan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Monitoring SPM Puskesmas Ciruas 1