Agenda Acara

No events found
 
 

Pertemuan Pemantauan Evaluasi Secara Berkala Antara Petugas Ispa & Diare Se-Kabupaten Serang

ISPA 1Evaluasi Program Pengendalian Penyakit Diare di Seluruh Puskesmas Se Kabupaten Serang tahun 2018. Hingga saat ini penyakit ISPA dan diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, bahkan di beberapa daerah khusunya di kabupaten serang dengan kondisi tertentu dapat timbul dalam bentuk Kejadian Luar Biasa (KLB) disertai angka kematian yang relatif tinggi. Diperkirakan kasus ISPA dan diare di Puskesmas ratarata kasus setiap tahunnya.

Evaluasi program pemberantasan ISPA dan diare dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Serang sampai dengan Desember 2018 dengan metode pendekatan sistem didapatkan hasil angka kesakitan 40/1000, angka kematian 0/1000, dan tidak pernah terjadinya KLB dalam periode ini. Cakupan penemuan penderita diare secara pasif 69,9%, distribusi logistik oralit tiap penderita sebesar 33,33%, cakupan oralit tiap kader 0%, cakupan kebutuhan oralit 39,95%, cakupan kegiatan Pojok Oralit 0%, dan cakupan penyuluhan kelompok 33,33%. Ditemukan dua prioritas masalah yaitu cakupan penyuluhan kelompok yang rendah dan tidak terdapat kegiatan Pojok Oralit.

 

Penyebab masalah adalah tidak disediakan ruangan untuk dibuat Pojok Oralit, tidak ada perencanaan dan struktur organisasi tertulis yang terinci dan jelas dalam pembagian tugas untuk kegiatan Pojok Oralit. Penyuluhan kelompok hanya direncanakan 4 kali per tahun dan tidak ada struktur organisasi dalam pembagian tugas untuk dilakukan penyuluhan setiap bulan. Pihak Puskesmas disarankan untuk memanfaatkan ruangan di dalam Puskesmas menjadi Pojok Oralit, menyusun pembagian tugas secara jelas dan tertulis serta penting dilakukan pemantauan terhadap berjalannya kegiatan program oleh Kepala Puskesmas atau koordinator Pemberantasan Penyakit Menular (P2M).

ISPA 2

ISPA 3

Kepala & Sekretaris Dinkes Kab.Serang

kepala&sekretaris

Link Terkait

Twitter Kemenkes

loader

Peta