Agenda Acara

No events found
 
 

Penyuluhan Dan Pemberian Obat Ke Pasien ODGJ

Pemberian Obat ODGJ 1Penyuluhan dan Pemberian obat bagi penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) harus dilakukan dengan benar.Tim medis dari puskesmas Baros Kabupaten Serang melakukan kunjungan ke rumah warga pasyen ODGJ yang terdapat di Kecamatan Baros.
Gangguan jiwa sampai ini masih identik dengan “gila”. Namun tidak semua gangguan jiwa seperti itu. Gejala gangguan jiwa lainnya dapat terlewatkan oleh orang awam sehingga mereka tidak sadar bila seseorang mengalami gangguan jiwa.
Perwujudan gejala suatu gangguan jiwa dan intensitas keparahannya pun bisa sangat bervariasi antar satu orang dan lainnya. Dengan demikian, obat yang diresepkan oleh dokter akan disesuaikan dengan gangguan spesifik yang dialami masing-masing pasien.
Beberapa jenis obat gangguan jiwa yang paling sering diresepkan dokter untuk menangani gejalanya, meliputi:
Antidepresan, untuk mengobati depresi ringan hingga berat, kegelisahan, dan kadang untuk kondisi lainnya. Contoh obat antidepresan adalah citalopram (Celexa), fluoxetine (Prozac), dan antidepresan trisiklik.
Obat antikecemasan, untuk mengatasi berbagai jenis gangguan kecemasan atau gangguan panik (termasuk mencegah serangannya). Obat ini juga dapat mengendalikan insomnia dan agitasi yang menjadi gejala gangguan. Contoh obat antikecemasan adalah obat antidepresan SSRI, benzodiazepine, alprazolam (Xanax), chlordiazepoxide (Librium), clonazepam (Klonopin), diazepam (Valium), dan lorazepam (Ativan).

Obat penstabil mood, paling sering digunakan untuk mengobati gangguan bipolar yang ditandai dengan pergantian fase manik (bahagia luar biasa) dan depresif (putus asa dan nelangsa). Contoh obat penstabil mood adalah carbamazepine (Carbatrol), lithium, olanzapine, ziprasidone, clozapine, dan valpromide. Terkadang, obat penstabil mood diresepkan berbarengan dengan antidepresan untuk mengatasi fase depresi.
Obat antipsikotik, biasanya digunakan untuk mengobati gangguan psikotik seperti skizofrenia. Obat antipsikotik juga dapat digunakan untuk mengobati gangguan bipolar atau diresepkan dengan antidepresan untuk mengobati depresi. Contoh obat antipsikotik adalah clozapine, aripiprazole, dan risperidone.
Dinas Kesehatan dan petugas puskesmas melakukan kunjungan ke rumah paien gangguan jiwa dan memberikan obat kepada pasien gangguan jiwa, obat di berikan kepada keluarganya dan di beritahukan kapan obat di berikan kepada pasien.
Dinas kesehatan berharap dengan pemberian obat pasien bisa sembuh dan tidak mengalamin gangguan jiwa lagi, tidak hanya obat yang di berikan, dinas kesehatan dan petugas puskesmas memberikan arahan kepada keluarga untuk selalu memperhatikan keadaan si pasien dan sering di ajak komunikasi agar depresi yang di alami pasien bisa berkurang.

Pemberian Obat ODGJ 2

Pemberian Obat ODGJ 3

Kepala & Sekretaris Dinkes Kab.Serang

kepala&sekretaris

Link Terkait

Twitter Kemenkes

loader

Peta