Agenda Acara

No events found
 
 

pra rujukan 3Salah satu kelemahan pelayanan kesehatan adalah pelaksanaan rujukan yang kurang cepat dan tepat. Rujukan bukan suatu kekurangan, melainkan suatu tanggung jawab yang tinggi dan mendahulukan kebutuhan masyarakat. Kita ketahui bersama bahwa tingginya kematian ibu dan bayi merupakan masalah kesehatan yang oleh bangsa kita. Masalah 3T (tiga terlambat) merupakan salah satu hal melatarbelakangi tingginya kematian ibu dan anak, terutama terlambat mencapai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan adanya sistem rujukan, diharapkan dapat meningkatkan pelayan kesehatan yang lebih bermutu karena tindakan rujukan ditunjukan pada kasus yang tergolong resiko tinggi. Oleh karena itu, kelancaran rujukan dapat dapat menjadi faktor yang menentukan untuk menurunkan angka kematian ibu dan perinatal, terutama dalam mengatasi keterlambatan.

Tenaga kesehatan harus memiliki kesiapan untuk merujuk ibu atau bayi ke fasilitas kesehatan lanjutan secaara optimal dan tepat waktu jika menghadapi penyulit. Jika bidan atau tenaga kesehatan lalai dalam melakukannya, akan berakibat fatal bagi keselamatan ibu dan bayi.
Hirarki pelayanan kesehatan yaitu dimulai dengan memberikan pelayanan kebidanan essensial, melakukan promotif, preventif, deteksi dini dan memberikan pertolongan pertama pada kegawat-daruratan obstetri neonatal (PPGDON) untuk tindakan pra rujukan dan PONED di Puskesmas serta pembinaan UKBM termasuk posyandu. Melakukan penapisan (skrining) awal kasus komplikasi mencegah terjadinya keterlambatan penanganan dan kolaborasi dengan nakes lain dalam penanganan kasus (PONEK) dan asuhan kebidanan/penatalaksanaan kegawat-daruratan pada kasuskomplek sebelum mendapat penanganan lanjut.
Upaya penanganan terpadu kegawatdaruratan: dimasyarakat; peningkatan kemampuan bidan terutama didesa dalam membeikan pelayanan esensial, deteksi dini dan penanganan kegawatdaruratan (PPGDON), di Puskesmas; dengan peningkatan kemampuan dan kesiapan puskesmas dalam memberikan penanganan obstetri neonatal emergensi dasar (PONED), di rumah sakit; peningkatan kemampuan dan kesiapan RS dalam PONEK, serta pemantapan jaringan pelayanan rujukan obstetri dan neonatal dan koordinasi lintas program dan AMP Kabupaten.

pra rujukan 1pra rujukan 2


Kepala Dinkes Kab.Serang

        FOTO SEKDIS

Link Terkait

 
 
loader

Peta