Agenda Acara

No events found
 
 

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengamanatkan pada Pemerintah Daerah agar benar-benar memprioritaskan belanja daerah untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang terkait pelayanan dasar yang ditetapkan dengan SPM (pasal 298). Pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) ke daerah akan berdasar pada kebutuhan daerah untuk pencapaian target-target Standar Pelayanan Minimal (SPM). Daerah dengan kemampuan sumber daya yang kurang akan menjadi prioritas dalam pengalokasian DAK. SPM juga akan berfungsi sebagai instrumen untuk memperkuat pelaksanaan Performance Based Budgeting (Anggaran Berbasis Kinerja).

Dalam rangka mendukung amanat tersebut Jum’at 6 Maret 2020 tim Subbag PE & Infokes Dinas Kesehatan Kabupaten Serang melakukan Monitoring dan Evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) ke Puskesmas Cinangka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program SPM Kesehatan di Kecamatan Cinangka selama tahun 2019, serta untuk menggali permasalahan/kendala yang ada.

Pada kesempatan tersebut tim monev mendiskusikan PMK Nomor 4 Tahun 2019 tentang SPM Kesehatan dengan petugas pelaksana program SPM termasuk pimpinan puskesmas. Dalam diskusi peserta ditekankan agar lebih memahami isi PMK tersebut, karena didalamnya tercantum penjelasan mulai dari nama indikator kinerja, definisi operasional, cara penghitungan target dan hasil capaian kinerja, langkah-langkah pelaksanaan pencapaian indikator termasuk penghitungan anggaran.

Kegiatan monitoring pada puskesmas Cinangka diakhiri dengan adanya kesepakatan yaitu petugas pelaksana program SPM dan pimpinan puskesmas menyusun target kinerja SPM untuk tahun 2021 sesuai PMK Nomor 4 Tahun 2020, mensosialisasikan aturan tersebut kepada masyarakat termasuk stake holder di tingkat Kecamatan termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Monitoring SPM Puskesmas Cinangka 2


Kepala Dinkes Kab.Serang

        FOTO SEKDIS

Link Terkait

 
 
loader

Peta